Twit Twiiiwww!

May 21st, 2008

Jadi berhubung belom sempet ganti BlackBerry *tsah* untuk senantiasa mengupdate kehidupan perblogan, maka dengan ini saya mempersembahkan kotak kecil lucu di sebelah kanan dari Twitter, yang memungkinkan saya mengupdate kegiatan apa pun dari mana pun via SMS ;)  Seru bukaaan?

Gak merasa bersalah lagi lah kalo gak sempet login ke blog ini buat ngupdate! Huhuuuyy!

Ah teknologi… senang hamba menjadi budakmu… HAHAHAHAHAHKAK!

Where Everything FAILS!

May 17th, 2008

Dudes and dudettes,

Presenting my new FAVORITE BLOG on the blogosphere…

THE FAIL BLOG

Welcome to Fail Land!

*mulai mencari-cari foto-foto FAIL untuk dikirimkan pada redaksi mereka*

Balisong, My Long Lost Love

May 17th, 2008

Ahhh…

Kelamaan ngoprek forumnya anak-anak sinting itu jadi inget maenan lama yang kalo dipikir-pikir sekarang ini agak seram.  Dulu ada jamannya temen-temen seangkatan saya doyan maen Balisong atau dikenal juga sebagai Butterfly Knife.

Gak ngerti kenapa dan apa kerennya, tapi kami merasa kece aja kalo jago memainkan pisau yang sekilas nampak seram sekali ini.  Buat saya sih seram karena jari ini pernah luka-luka gara-gara latihan.  Tapi kenikmatan tiada tara yang dibawanya saat kita udah berhasil bikin beberapa putaran dengan mulus (dan cepat) itu seolah jadi band-aid otomatis walau jari-jari udah tercabik-cabik.  Eh, bener siah, tercabik-cabiknya keren!

Read the rest of this entry »

Akhirnya Sarmud!

May 17th, 2008

Walau hidung ini masih meler.
Walau badan ini masih keringet dingin.
Walau kepala ini masih keliyengan.
Walau mata ini masih perih.
Walau tenggorokan ini masih gatal.
Walau batuk ini belum hilang.
Walau masih dalam pengaruh antihistamine.
Walau mesti mengorbankan waktu chatting dengan sahabat-sahabat maya.

Dengan bangga, saya sampaikan pada kelian semua para Angsa sialan yang kucintai…

Walau belum jadi ASS DOS seperti Yudi dan Dani.
Walau belum SIDANG seperti Nikk.

MALAM INI SAYA RESMI SARMUD!

Read the rest of this entry »

Jenis-Jenis Pilek - Sebuah Analisa NON MEDIS

May 15th, 2008

Sebagai orang yang amat rentan terkena pilek, saya selalu khawatir bila berada di sebuah lingkungan yang berisi satuuuuu aja orang yang sedang flu.  Nggak sampe menatap benci, tapi biasanya saya memilih untuk kabur dari ruangan, sehingga nggak perlu menghirup udara yang sama dengan si orang flu yang bersangkutan.  Begitu pula sebaliknya, bila saya flu, saya cenderung jadi mahluk asosial yang mengunci diri di kamar, dan hanya mengizinkan orang masuk untuk membawakan makanan atau minuman.  Atau kalo udah gak tahan banget, ngerokin deh.  Selebihnya, saya gak mau ada kontak sama sekali dengan sekitar saya karena khawatir mereka tertular penyakit yang simpel namun sialan ini.

Kenapa?

Read the rest of this entry »

Dari E-mail Terbitlah (Calon) Ide

May 14th, 2008

Hari ini pilek-pilek gak penting, yang mana untungnya bagi pekerja rumahan adalah bebas dari tatapan benci orang-orang yang serba curiga dan parno ketularan. Bangun pagi ngelarin deadline, makan siang, nungguin orang NetZap masang internet -yang berakhir di penundaan transaksi karena ternyata kabel sambungan buat komputer di lantai bawah belum ada, lalu ngecek email.

Ada email dari Teh Dewi, yang isinya curhat panjang-ada di blognya juga-, mempertanyakan isi media kita… mungkin mirip-mirip dengan apa yang saya tulis di sini. (Walau si Teteh mah pasti lebih pandai… hihihi).  Setelah membaca emailnya si Teteh, saya kepikiran sebuah ide yang masih amat samar, tapi saya bales emailnya anyway. Saya bilang sama si Teteh, kalo email dia bikin saya pengen memulai sesuatu. Sesuatunya itu apa, belom kebayang, tapi udah niat banget nih.

Sampai si ’sesuatu’ itu jadi, mungkin saya akan stop dulu sampai di sini. Karena beberapa detik lagi saya akan mementahkan paragraf di atas dengan pernyataan yang amat konyol. Siap ya?

Satu… dua… tiga.

Read the rest of this entry »

Pilek

May 14th, 2008

Terbayang-bayang kuah bakso sedap yang dinikmati beberapa hari lalu itu…

Ah…

Udah ah mau bobo dulu.

Dan meski sudah diucapkan 15 kali di pembicaraan telepon barusan, saya mau bilang sekali lagi sama dia…

“Bebe, I’m sick…”

(dalam hati berkata “I need a huuuuggggg…” tapi sok gengsi tea di telepon)

*ngusel-ngusel bantal sambil meringkuk di bawah selimut*

Merindukan…

May 13th, 2008

Formasi awal malam Minggu jahanam yaitu…

…mbak yang pengen jadi artis tapi calon melulu
…mas-mas yang kepalanya seperti telur
…mbak sibuk yang kerja di Tendean
…mbak yang mirip Ria Irawan dan BANGGA
…mbak HEPI yang selalu bikin hati HEPI
…mas tambatan hati yang walau teleponan tiap hari tetep aja ada yang kurang.

Sudah lama kita tak beraksi nih.  *kedip-kedip penuh arti*

AGH.

Tambahan kerinduan yang tak kalah menyiksa…

…mbak-mbak Jagawana Taman Traktor Cileungsi
…mas-mas yang (diem-diem) merasa mirip Rangga dalam AADC

Oh teman-temanku, maafkan kesibukan ini… :(  Aku akan segera kembali mengudara.  Tunggu saja tanggal mainnyaaaaaaaaaaa!!!

Menggilai Mereka (Lagi)

May 13th, 2008

NKOTB

Udah lah yang pernah mengeceng (paling tidak) salah satu diantara mereka angkat tangaaannn!! Udaaah gak usah malu-malu, karena kalo kaki ini dua-duanya bisa diangkat juga tapi gak jatoh, saya pasti udah angkat-angkat dari tadi. Apa pasal? Tadi pagi saya nonton TV sambil kerja, dan kata Ryan Seacrest, mereka udah siap-siap mau tur reuni setelah 14 tahun menghilang. Awalnya sih saya biasa-biasa aja walau agak *ehem* kalo inget cita-cita saya jadi Miund McIntyre. Tapi pas kameranya E! ngasih liat bagaimana potongan mantan calon suami saya itu saat ini…

Jantung saya berdentum hebat. *alah drama*

Sialnya karena tadi deadline maka saya baru bisa posting pagi buta sebelum tidur nih. Buat kamu yang pernah bikin tanda tangan dengan nama McIntyre, Knight, Wahlberg atau Wood di belakang nama masing-masing, well, selamat menikmati eye candy pagi ini…

Read the rest of this entry »

Bodoh VS Dermawan

May 11th, 2008

Jumat malem kemaren si Neng Wentjeh menginap.  Biasa deh, gosip-gosip dunia persilatan dan dilanjutkan dengan tidur manula (baca: langsung merem begitu kena bantal padahal baru jam 12 malem).  Yang goblok adalah ketika saya melek di jam 9 pagi, dan dihajar dengan gebugan bantal dari mbak-mbak di sebelah.

“MONYONG! LO TADI PAGI BIKIN GUE NGERI SETENGAH MATI TAU GAK?”
“Hah?  Kenapa?”
“LO TUH MIMPI APA SIH? TIDUR KOK KETAWA-TAWA CEKIKIKAN KAYA KUNTILANAK?”

Read the rest of this entry »