Author: miunds

Karena Hujan Pagi Ini

Kapan itu sudah pernah menulis tentang berduka. Kali ini saya mau menulis tentang betapa berduka nggak cukup sehari-dua hari saja. Sudah dua bulan sejak Papah berpulang, saya pikir saya sudah kembali normal. The truth is, nothing has been normal since he died. Apakah detik-detik terakhir saya melihatnya bernafas masih terputar terus setiap saya bangun pagi?

Continue Reading…

Demam Berdarah Dengue: Pengalaman Sangat Tidak Menyenangkan

Ada yang pernah kena Demam Berdarah Dengue atau DBD? Saya pernah, dan enggak mau lagi. Kenapa? Karena jujur aja, saya belum pernah merasakan sakit sesakit dan se-menyiksa DBD. Sore itu saya sedang berhadapan dengan deadline yang mendesak karena malamnya tim kami di kantor akan meluncurkan produk baru. Sekitar pukul dua siang, mendadak saya merasa kedinginan

Continue Reading…

Seriously, me.

I have a serious issue about seriousness and being taken seriously. The above is not word play, it’s plain and simple, I’m talking about a major concern I’ve been having since back in 2000. When people were freaking out about the Y2K, I was freaking out about whether I would ever be taken seriously in

Continue Reading…

Tentang Menjadi Cantik

Cantik? Eh, jadi perempuan itu yang penting pinter dan baik hati. Nanti juga inner beauty-nya kelihatan.  Yang paling penting dari diri seorang perempuan itu inner beauty. Percuma cantik mukanya kalau nggak cantik hatinya, orang nggak akan respek.  Jadi daripada dandan melulu, lebih baik kamu belajar, karena mereka yang doyan dandan itu SHALLOW, gak bakal jauh

Continue Reading…

Apa yang salah dengan kata-kata indah?

Ini semua berawal dari saya yang dengerin Payung Teduh terus sebulan belakangan.  Grup keroncong modern ini sungguh mempesona saya sejak pertama kali kemunculannya beberapa tahun lalu.  Nah terus kenapa dong baru dengerin lagi? Entahlah, tau-tau suatu hari dalam mode shuffle, iTunes saya memainkan lagu “Angin Pujaan Hujan”.  Ih sumpah ya, mana dengerinnya pake earphones kan,

Continue Reading…

Outgoing Introvert: Iya, Saya.

  Jadi gini. Saya lagi kangen-kangennya siaran. Januari kemarin sempat bantu-bantu teman-teman di Female Radio dua kali, jadi ban serep.  Seru, menyenangkan, agak ngos-ngosan tapi bahagia.  Kalau beberapa orang kelihatan ‘glowing’ saat mereka abis perawatan kulit, saya yang nggak peduli kata orang ini merasa ‘glowing’ tiap kelar siaran.  Rasanya seger aja abis ngoceh di depan

Continue Reading…

Dari Sudut Otak, Hari Ini

Sejak dulu saya selalu senang bermain-main dengan logika dan norma di kepala saya. Main-mainnya gimana? Ya melontarkan pertanyaan yang bagi sebagian besar orang mungkin tabu dan jangankan ditanyakan, kepikir aja amit-amit gak boleh amat. Melontarkannya pun cukup sampe ujung mulut, gak berani nanya beneran takut digebuk massa. Misalnya kaya apa? Oke oke saya tulis deh.

Continue Reading…