Dialog-Dialog Lain
Masih tentang dialog dengan suami. Sebuah tips bagi Anda yang masih berpacaran, jika pacar anda punya bibit ngehek… maka jangan kaget jika dalam pernikahan nanti akan terjadi dialog-dialog seperti ini dalam keseharian:
Istri (kondisi baru bangun tidur, disorientasi): “Aku pengen nasi goreng orang Cina.”
Suami: “Kasihan nanti orang Cinanya lagi makan kamu ambil nasi gorengnya.”
Sebenarnya yang istri maksud adalah: ingin nasi goreng di restoran Cina langganan di dekat rumah. -___-
Ini pernah terjadi saat bulan madu, di mana istri sangat mengidamkan nasi pedas ibu Andika.
Istri: “Aku mau nasi pedas Ibu Andika.”
Suami: “Jangan dong kasihan ibu Andikanya, masa lagi enak-enak makan, nasinya kamu ambil…”
Itu contoh yang bodoh. Contoh yang lumayan pandai, adalah sebagai berikut:
Istri: “Dia itu campuran tau, Jepang-Cina.”
Suami: “Campuran Jepang-Cina? That is so redundant!”
Istri: “Iiiihh kok redundant?”
Suami: “Soalnya kan yang berbeda cuma negaranya. Secara fisik kan sama. It’s like saying: ‘hey aku nih campuran Somalia – Kongo, atau Amerika – Kanada’. Does NOT make any difference!”
Istri: “RASIIIISSS!!!” *timpuk suami dengan bantal*
Suami: “Eh eh aku mau bikin ras baru ah. Namanya IS. Jadi kalo ditanya ‘eh lo ras apa?’ jawabnya ‘ras is’. Keren gak keren gak?”
Dan istri pun menatap suami dengan nanar, bangkit dari tempat tidur lalu menuliskan post ini.
Sekian.
hihihihih……..
aduuh mbacanya aja udah geli sendiri gimana kalau mendengarkan langsung, semacam srimulat sepertinya ya..
LMAO….
))))