miund.com

Dari E-mail Terbitlah (Calon) Ide

05.14.2008 · Posted in Jadi Ya..., Miund Banget, Televisi

Hari ini pilek-pilek gak penting, yang mana untungnya bagi pekerja rumahan adalah bebas dari tatapan benci orang-orang yang serba curiga dan parno ketularan. Bangun pagi ngelarin deadline, makan siang, nungguin orang NetZap masang internet -yang berakhir di penundaan transaksi karena ternyata kabel sambungan buat komputer di lantai bawah belum ada, lalu ngecek email.

Ada email dari Teh Dewi, yang isinya curhat panjang-ada di blognya juga-, mempertanyakan isi media kita… mungkin mirip-mirip dengan apa yang saya tulis di sini. (Walau si Teteh mah pasti lebih pandai… hihihi).  Setelah membaca emailnya si Teteh, saya kepikiran sebuah ide yang masih amat samar, tapi saya bales emailnya anyway. Saya bilang sama si Teteh, kalo email dia bikin saya pengen memulai sesuatu. Sesuatunya itu apa, belom kebayang, tapi udah niat banget nih.

Sampai si ‘sesuatu’ itu jadi, mungkin saya akan stop dulu sampai di sini. Karena beberapa detik lagi saya akan mementahkan paragraf di atas dengan pernyataan yang amat konyol. Siap ya?

Satu… dua… tiga.

Saya kok merasa seperti R.A. Kartini yang baru membaca surat Ny. Abendanon ya.

Beneran deh. Gejala-gejala merasa seperti R.A. Kartini ini mungkin bisa kamu rasakan juga kalo abis baca email serius, terus langsung menggebu-gebu sendiri pengen melakukan sesuatu tentang bahasan dalam email bersangkutan. Trus mendadak agak sedikit patriotis, merasa amat optimis dan tumbuh keinginan fantastis untuk bertindak. Widiiihh… sumpah.

Jadi saya mau permisi mikir dulu kira-kira perbuatan konkret apa yang bisa saya lakukan demi memfasilitasi idealisme saya, Teh Dewi dan juga orang-orang lain yang pengen teriak: “ENOUGH IS ENOUGH!”.

Mari…

7 Responses to “Dari E-mail Terbitlah (Calon) Ide”

  1. hauhauahuah.. ayoo ayooo! Remake abis gelap terbitlah terang.

  2. Seperti orang-orang di kantor yang paranoid ketularan, sesungguhnya setiap gue baca tulisan loe yg dimulai serius, gue juga parno that at the end, it’s still going to be a Naked Gun world, afterall.

    Tapi gue gak menatap benci kok. :d

  3. Mba Miund, salam kenal yah :) blognya menarik banget boleh b3a link yah???

    b3a juga uda baca blognya Teh Dee, setuju banget sama cara pandang dia…dengan kekuatan media yang bisa menjangkau ratusan juta orang sampe ke pelosok, seharusnya mereka menggunakan itu untuk meng-edukasi masyarakat, dan jangan hanya mementingkan rating atau keuntungan pribadi.

    Solusinya…gimana klo kita sarankan Teh Dee (ato Mba Miund??) bwat talk show sendiri?? Sapa tauuu…sukses kaya Oprah Winfrey ;)

  4. calon artis says:

    gue udah baca tuh emailnya. ada di mp temen gue.. kekekekeke tapi kenapa pernyataan pintar lo selalu dipatahkan oleh kebodohan2 spontan ya..

    btw, mari mari memperbaiki isi media. jangan asal ngomong global warming. tapi tempat sampah masih terbatas di tempat umum, jadinya masih banyak orang lempar sana sini. cih. sok2 nanem pohon rame2, tapi dibangun mal2 terus. ah kampret emang semuah. ayo ayo ayo!!! gue juga gregetaan!!!!!!!

  5. edun euy, lu terdengar terpelajar pisan euy

  6. YouKnowWho: ah gue maunya kerjasama sama Phillips: habis terang terus terang (Phillips Terang Terus). GOKIL GUE UDAH MENG-ENDORSE BERAPA PRODUK DI BLOG INI NIH???

    indy: it is always a Naked Gun world once you punch in http://www.miund.com! HAHHAHAKAHK! *menatap dengan penuh rasa terima kasih*

    b3akiNs: toksow ya. hmmm… *mikir*

    calon artis: gue ga suka keliatan pinter nyet. males tanggungjawab moralnya… HAHAHAHKAHAKHKAHK! ya, betul. media harus tanggung jawab. kan media itu pinter, gak mematahkan pernyataan pintar dengan pernyataan dudul kaya gue. STUJUH!

    Wenni Wahlberg: cuma elo nih nyet satu2nya orang yang bilang gue terdengar terpelajar di tulisan ini. tandanya kita sama-sama… ngok! HAHAKHAKAHK!

  7. ah emang ya, sulit buat kita terlihat pintar- apalagi di mata si calon artis, si telur…MONYEEEEETT!!!

Leave a Reply