Siaran Tunda Dari Inul Vizta Melawai
Yah namanya juga malam Mingguan. Kalo dingin-dingin begini pilihannya cuma 2: meringkuk di balik selimut tebal atau nyari kehangatan di tempat lain.
HAYAH! JANGAN NGERES NYET!
Saya, pacar tersayang dan teman-teman memutuskan untuk melatih otot-otot vokal sembari meningkatkan performa panggung supaya kian ciamik jika ada produser nekad yang mau mengontrak kami menjadi penyanyi sekelas Spice Girls.
Ngapain lagi kalo bukan karaoke.
Event brengsek yang direncanakan sejak Kamis secara sambil lalu dan Jumat sore secara agak serius via MSN ini ternyata terjadi juga pada akhirnya. Sedianya menurut laporan terakhir, akan ada sekitar 40 orang yang ikutan. Tapi di detik-detik terakhir, jumlah ini menyusut menjadi 7 orang saja. Dimulai tepat pukul 20.30 malam bertempat di karaokenya Mbak Inul, konser kami membahana. Rasanya penyanyi yang ada di lobby-nya sampe kalah minder dengan enerjiknya performa kami.
Awalnya masih belom panas bok, secara belom makan malem juga. Tapi setelah menyantap nasi goreng seafood yang rasanya agak kurang jelas, darah muda saya menggelegak dan mulailah saya membuka penampilan dengan lagu-lagu yang menghentak *alah*. Tandingan saya cuma neng Farah, itupun karena dia dicurigai lahir dengan kelenjar mikropon permanen di pita suara. Neng Calon Artis pun nampak amat bersungguh-sungguh dalam menghayati lagu-lagu yang dibawakannya, diantaranya BENANG BIRU dari Meggy Z. Eh bener kan BENANG BIRU judulnya? Teman baru yang diperkenalkan Neng Calon Artis pun tak kalah yahud tarikan suaranya, Neng Tya yang dengan solid memanaskan suasana dengan rentetan tembang apik masa kini. Usaha Pak Bebe untuk menyamai kualitas suara Kaka Slank juga patut diberi acungan jempol (kaki), sementara permainan gitar tunggal Mas Babar dan desahan suara Mbak Smita pun layak masuk kategori Hall of SHAME.
Tapi bintangnya malam itu adalah Neng Farah, dengan masterpiecenya berjudul MBAH DUKUN yang dipopulerkan terlebih dahulu oleh ALAM. Dibuka dengan monolog ala penyiar radio dangdut… berikut dapat kita simak beberapa celetukan yang timbul saat Neng Farah menyanyikan lagu DENGAN MEMBELAKANGI LAYAR TV UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA DIA HAPAL MATI LAGU TERSEBUT.
“Neng manis Abang sayang sejangkau siar… berikut kita simak NENG FARAH dengan lagunya… MBAH DUKUN! Terima kasih atas pendengarannya”
“KOK PENDENGARANNYA SIH BOK???”
“Sayang, bener kan kalo rambut belah tengah itu ENGGAK KEREN SAMA SEKALI?”
“Catet ya catet: PASEN. Bukan PASIEN! Ada Mbah Dukun sedang ngobatin PASENnya!”
“BOOOKK! SYEACH ITU APA SIHHHHHH???”
“Mungkin maksudnya YEAH”
“KOK DIBAHAS!”
“Brengsek nih ah gue ga konsen jadinya liat video klipnya.”
“Makanya kaya si Farah dong APAL“
Lanjut ke lagu-lagu berikutnya yang tak kalah kacau. Kami menyanyikan hits-hits keren dari alm. Farid Harja lengkap dengan rapnya. Begitu pula Hati Yang Luka dari Betharia Sonata mengalun lembut dari bibir saya, dan ya, saya pun MEMBELAKANGI LAYAR TV guna membuktikan betapa hapalnya saya akan lagu tersebut. Selain itu juga untuk menghindari konsentrasi terpecah gara-gara melihat dandanan jadul mbak Betha yang menimbulkan komentar-komentar seperti…
“Bok, nggak heran ya dia ditinggal sama lakinya. Bajunya aja kaya gitu…”
“Lah lo pikir lakinya KEREN?”
Ya ya. Lelaki-lelaki 80an memang fenomenal dari segi dandanan.
Berikutnya hadir beberapa lagu ciamik berbahasa Inggris, tapi keciamikan ini tak bertahan lama karena Neng Calon Artis ngebet pengan nyanyi TUA-TUA KELADI-nya Anggun C. Sasmi.
“Nyet ini bukan si Anggun deh video klipnya”
“Iya tapi siapa ya? Mukanya familiar.”
“ADUH ITU HEADPHONENYA KENAPA DIPAKENYA MADEP BAWAH SIH?”
“Booookkk itu kan takut rambutnya KEMPES”
Hiyah.
Ini nih yang terjadi kalau orang-orang bermulut belati pada ngumpul. Banci komentaaarrr aja semua. Tapi emang dasar jiwa artis mental performer, walau sempet komentar nggak penting tetep nyanyi adalah yang utama. Apalagi saat membawakan lagu dari Sheila Majid.
“SELAMAT MALAM KL! Sheila senangnye bisa berjumpe lagi dengan peminat-peminat Sheila…”
Bok, kalo dipikir-pikir ya, suara sampe serak begini bukan gara-gara nyanyi, tapi gara-gara kebanyakan latihan nyapa penonton. Dari mulai ‘Selamat malam ANCOL’, ‘YANG DISANA’, sampai teriakan-teriakan pengobar semangat audience seperti ‘MASIH KUAAAATTT???’ dan ‘MANA GOYANGANNYA??’ semua diutarakan sepenuh hati.
Mungkin lebih tepat semalam itu disebut latihan konser daripada karaoke. Dasar anak-anak sinting.
All in all, makasih ya teman-teman atas malam Minggunya yang seru gila. Zoentjes sayang buat mbak Inul yang sudah memfasilitasi kebanci-tampilan kami semua, juga salut sama mas-mas dan mbak-mbak waiter yang (mungkin berusaha keras untuk) nggak bereaksi walau tiap masuk ke ruangan kami sedang menyanyikan lagu-lagu yang asli nggak sesuai penampilan kami. Dan sebagai tanda kehebohan, inilah sisa ketololan malam tadi…

Cium sayang buat mbak Inul!

Mau MENTOS Mbak?

Yang cowok-cowok itu GROUPIES kami ya. Catet.
aw aw aw… saya jadi rindu karaokean bersama kawan-kawan… apalagi kalo udh cewek-cewek berkumpul untuk nyacat apa aja yang bisa dicacat (bukan dicatat lhoo..)… rame pisan.. di jogja dulu sih cuma ada Nav ama Happy Puppy.. di belanda sini malah gak ada blas. huh. kalo ada juga saya gak yakin apa ada lagunya anggun c sasmi atau meggi z.
eh mba miund, tapi kemarin aku ama temen2 sempet karaokean di flat setelah hampir tengah malam putus asa gak slese2 ngerjain tugas. searching2 di youtube, dan ada yang versi karaoke. lagunya mantap bookk…
“aduh buyung… mengapa lupa padaku.. AW… selama engkau dirantau kutunggu-tunggu dirimuuuu…..”
“BOOOLLAAAA… engkau disana aku disiiinniiii…. AHAAA.. AHAAA….”
“ERTE LIMA… ERWE TIGA…. SEPULUUUH… NOMER RUMAHKUUU.. JALANNYA JALAN CINTAAA… “
[...] mendesak untuk ‘foto penuh kasih’ bersama Inul Daratista tersebut. Silahkan diintip di sini. HAKAHKAHKAHKAKHAKH.. Haduh. [...]
aduh, bok… setelah gw pikirpikir, emang malem Minggu kemaren cuma kurang MAS ADAM doang yah.. HAKAHKAHKAHAHKAKHAHKAHKAKH.. tapi kalo ada dia, pasti kita pilih foto sama mas Adam deh.. secara kumisnya megang banget! HIHAIAHIAHIHAI.. Coba lain kali Inul bedaknya jangan keputihan, dia jadi kelihatan gak real gitu.. HAKAHAHAHHAK..
laporan pandangan mata versi gue..
http://marzland.multiply.com/journal/item/495/Hubungan_Antara_Inul_dan_Senjata_Rampasan_di_Video_Klip_Juwita_Malam
foto dari tya
http://missypiggie.multiply.com/photos/album/17/Inul_Vista_dengan_teman_teman_baru
mbak, mbak, mbah dukun itu PAKE “E” bukan mbah, tapi embah..HAHAHAHHA
kalo gak dikasih tau itu Inul, gue kirain Kris Dayanti loh
*secara artis Indo mukanya mirip semuahhhhhhhh – jangan-jangan bapaknya satu lagi, hehehehehehe*
SETAAAAAAAAAAAN! Senang-senang tanpa gw!!!!!!!!!!!!!!!
ira riawan…, flamming bikineeehhh laggiii yuuuuuuu
huhuhu….
saya menyesal ga jadi dateng&ikutan… :’(
padahal mau bawa piala utk pemenangnya lho..
hahaha..
asli ngakak..wkekekeke..
““Bok, nggak heran ya dia ditinggal sama lakinya. Bajunya aja kaya gitu…”
-> seus Miund… ehm.. waktu itu saya nonton infotainment dalam rangka ingin sekedar melihat ada apa dengan dunia ENTERTAIN masa kini. disanalah dia, berbaju merah dengan kerah yang melorot sampe ke pundak (maap, saya ga tau persisnya itu model apa..) kompleth dengan lipstik merah, kulit wajah bersih dan ough sungguh cantik pun diaaa…
betharia sonata.
ya itulah dia artis yang saya definisikan diatas. berulang-tahun dia, yang saya rasa dia usianya sudah kepala 4. tp kenapa kok badannya lebih padet dan dia lebih cantik dari eike yg notabene masih gadis ya?
hiks..hiks….sungguh sedih hati ini
(
udah lama gak kesini…. baca yang beginian… pengen karoke jadinyaa….. bhuwakakakakkakkk…. ketahuan banget umurnya dilihat dari pilihan2 lagunya…. *ngeloyor*